Problematika Remaja Dan Cara Mengatasinya

 

Masa remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak ke masa dewasa. Anak-anak yang belum siap untuk menjalani masa dewasa dan masih mencari jati dirinya. Menurut beberapa sumber, masa remaja berada pada rentang usia 12-21 tahun. Rentang usia ini menjadi rentang usia yang sangat krusial. Langkah dan hal yang dilakukan oleh remaja akan berdampak pada fase hidup selanjutnya. Ketidakstabilan mengontrol emosi, kecanggungan dalam pergaulan, adanya perasaan kosong akibat perombakan pandangan pedoman hidup, gelisah memandang masa depan adalah secuil yang dialami manusia pada fase ini.

 

Berdasarkan teori Berdasarkan teori perkembangan, usia remaja adalah masa saat terjadinya perubahan-perubahan yang cepat, termasuk perubahan fundamental dalam aspek kognitif, emosi, sosial dan pencapaian. Lantas jika tidak mampu mengotrol akan terjadi hal hang menyimpang.

 

Problematika Remaja

Problematika remaja secar umum dapat diklasifikasikan ke dalam tiga bentuk.

Pertama, problematika yang merugikan diri sendiri. Misalnya minum-minuman keras, tawuran, narkoba, seks bebas.

Kedua, problematika untuk mencari eksistensi diri. Pada fase remaja adalah sebuah aib ketika dicap sebagai anak yang tidak gaul. Bahkan keren dalam perspektif beberapa lingkungan pergaulan pun tidak berpacu pada nilai dan prestasi, tetapi lebih mengarah kepada hal negatif. Misal, balap liar, memakai kendaraan meski usia masih di bawah umur, melakukan hal konyol demi viral di media sosial.

Ketiga, problematika yang merugikan orang lain. Hal ini masih berhubungan dengan pencarian eksistensi diri atau agar dia dianggap dalan circle pertemannannya. Misalnya saja mencuri, memalak, mengedarkan narkoba, dan lain sebagainya.

 

Penyebab Kenakalan Remaja

Pada umumnya faktor yang mempengaruhi kenakalan remaja dipengaruhi oleh dua faktor yaitu internal dan eksternal. Faktir internal lebih kepada pemahaman seseorang mengenai dirinya, mengenai mimpinya, dan cara pandangnya tentang kehidupan. Mereka masih meraba mengenai peran yang akan dilakukan masih ditambah lagi dengan lemahnya self control.

 

Sedangkan  faktor eksternal faktor eksternal merupakan hal dari luar dirinya yang memberikan dampak cukup signifikan. Lingkup eksternal ini mulai dari pola asuh keluarga sampai dengan lingkungan pergaulannya baik di sekolah maupun masyarakat.

 

Cara Menangani Kenakalan Remaja

1. Pola Asuh Orang tua

Orang tua adalah pihak yang paling bertanggungjawab dalam masalah kenakalan remaja. Pemberian pola asuh yang salah dapat memberikan dampak cukup signifikan bagi perkembangan anak.

2. Pendidikan Agama

Benteng paling kuat dalam menghadapi gempuran zaman adalah agama. Orang dewasa disekitarnya harus mampu memberikan pendidikan agama dengan baik sehingga agama bukan hanya tentang ritual, tetapi juga tentang pedoman dalam menjalani kehidupan.

3. Keteladanan

Gaya hedon yang sering dipertontonkan oleh publik figur terkadang menjadi pembenaran atas apa yang dia lakukan. Padahal banyak norma yang dilanggar oleh mereka. Sangat penting memberikan para remaja sebuah keteladanan yang baik. Munculkan tokoh yang pantas untuk dijadikan contoh.

4. People Development

Mengikutsertakan anak ke dalam agenda people development akan membantunya segera menyadari akan kewajiban dan tanggungjawab yang harus dilakukan. Akan lebih terang berderang dalam menjalani hiup dan memiliki tujuan hidup yang jelas.

 

Ditulis oleh : Mukmamad Khouf Wildan

(Mahasiswa Jurusan PGMI, INISNU Temanggung)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top
Open chat
Hai.......
Ceritakan Kepada Kami Soal Dirimu.
Agar Kami Bisa Membantumu!!